28 Juni 2026 2 min read
cara-bertanya-yang-efektif-the-mom-test
Gimana sih cara nanya yang bener biar jawaban yang didapat bermanfaat? Yuk, kita bahas teknik bertanya dari 'The Mom Test' yang bisa bikin lo lebih paham kebutuhan pasar.
careerproductivity

NurikhsanFull-stack Developer & UI Designer
Kenapa Bertanya Itu Penting?
Jadi gini, dalam dunia pengembangan produk atau jasa, sering banget kita harus berinteraksi dengan orang lain untuk ngumpulin feedback. Nah, pertanyaan yang kita ajukan itu bisa bikin perbedaan gede antara info yang berguna dan yang gak jelas. The Mom Test ngajarin kita cara bertanya yang tepat supaya jawaban yang didapat lebih berharga, dan enggak sekadar pujian.
Teknik Bertanya Terbuka
Masalahnya, banyak dari kita yang masih nanya dengan cara yang terlalu tertutup. Misalnya, "Lo suka produk ini, kan?" Nah, pertanyaan kayak gini bisa bikin orang jawab dengan "iya" atau "enggak" aja. Yang kita butuhkan adalah jawaban yang lebih dalam dan informatif. Jadi, cobalah nanya dengan pertanyaan terbuka, seperti: "Apa yang lo suka atau enggak suka dari produk ini?" Pertanyaan ini bikin orang lebih banyak bercerita dan memberi insight yang lebih dalam. Ibaratnya, kita lagi ngajak ngobrol, bukan cuma nanya untuk dapet jawaban cepat.
Hindari Leading Questions
Satu lagi yang penting: hindari pertanyaan yang bisa bikin orang merasa tertekan untuk jawab dengan cara tertentu. Misalnya, bertanya, "Gimana menurut lo, apakah ini solusi yang paling baik untuk masalah ini?" Pertanyaan kayak gini bisa bikin orang merasa harus setuju sama pendapat kita. Sebagai gantinya, coba tanya: "Apa solusi yang lo pikir paling efektif untuk masalah ini?" Dengan gini, orang bisa kasih pendapat asli mereka tanpa ada tekanan. Intinya: biarkan orang berbicara tanpa merasa harus membela atau membenarkan sesuatu.
Contoh Pertanyaan yang Efektif
Nah, biar lebih jelas, yuk kita lihat beberapa contoh pertanyaan yang bisa dipakai:
- "Ceritakan pengalaman lo terakhir kali menggunakan produk sejenis. Apa yang lo rasakan?"
- "Apa yang bikin lo merasa frustrasi saat menggunakan produk ini?"
- "Kalau lo bisa merubah satu hal dari produk ini, apa yang akan lo ubah?" Dengan pertanyaan-pertanyaan ini, lo bisa dapet insight yang lebih dalam dan bermanfaat. Jadi, jangan ragu untuk eksplorasi lebih jauh!
Kesimpulan
Jadi, untuk mendapatkan jawaban yang bermanfaat, ingat buat selalu menggunakan teknik bertanya terbuka dan menghindari leading questions. Dengan cara ini, lo bisa lebih memahami kebutuhan pasar dan tentunya produk lo bisa lebih sesuai sama harapan pengguna. Gak ada salahnya untuk terus belajar dan beradaptasi, ya!